Posted by: viczhoel | June 10, 2009

Pria yang semakin ditinggalkan Wanita

Apakah judul tulisan ini ambigu menurut Anda? Kalau iya, mohon maaf yang sebesar-besarnya. Maklum, masih belajar buat nulis. Baiklah, mari kita mulai.

Tulisan ini awalnya terinspirasi oleh sebuah artikel di blog Economix (semacam Kompasiana ala The New York Times) yang menunjukkan kecenderungan wanita mendapatkan gelar akademis lebih tinggi daripada para pria. Berdasarkan data dari Departemen Pendidikan US, pria dan wanita hanya imbang dalam perolehan gelar profesi. Selebihnya–diploma, sarjana, master, doktoral–wanita lah yang berkuasa. Percaya tidak percaya? Perhatikan grafik berikut:

Menurut Anda, ada apa di balik fakta yang mencengangkan ini? Rasio wanita-pria? Hm, menurut badan sensus US sih, perbedaan jumlah wanita dan pria ‘hanya’ 4 juta saja. Emansipasi wanita dan feminisme? Bisa jadi. Kebiasaan? Takdir? Mars dan Venus?

Artikel lain dari The Wall Street Journal memproklamirkan fenomena GLB alias Guys Left Behind (Perhatikan judul tulisan ini. Mirip, bukan?).  Mari kita tinjau sejumlah data yang dipaparkan dalam tulisan ini.

Satu, jumlah pria yang berada di balik kerangkeng besi hampir 15 kali jumlah wanita. Sepertinya terlihat lebih wajar, penjahat pria dibanding wanita. Betul tidak? Dua, kelebihan berat badan dan kecanduan minuman keras juga narkoba jauh lebih banyak diderita kaum pria. Menurut pendapat saya, begitu pula dengan jumlah perokok. Tiga, berbicara soal kematian, penyakit jantung lebih banyak memakan korban pria daripada wanita, hampir dua kali lipat. Kecelakaaan di jalan raya pun selalu merenggut lebih banyak nyawa pria. Seperti pada tahun 2007, dari 41ribu korban jiwa, 29ribu di antaranya adalah kaum pria.

Empat, USAToday melaporkan tingkat pengangguran untuk pria meningkat lebih tajam dibandingkan wanita pasca krisis finansial. Jika pada pra Desember 2007 tingkat pengangguran pria dan wanita relatif mirip (4.4% dan 4.3%), maka medio Desember 2008, pengangguran untuk pria meningkat hingga 7.2% sementara untuk wanita 5.9%. Sejumlah analisis memperkirakan bahwa hal ini terjadi akibat area pekerjaan wanita (misal kesehatan dan pendidikan) yang lebih baik daripada area pekerjaan pria (misal konstruksi dan manufaktur) dan banyaknya wanita yang berkeja paruh waktu.

Lima, pada akhirnya, wanita diperkirakan memiliki harapan hidup lima tahun lebih lama daripada pria, 80 tahun berbanding 75 tahun. Secara umum, kaum pria sudah tertinggal dalam kategori pendidikan, kesehatan, bahkan perkiraan hidup. Keunggulan kaum pria dalam kategori penghasilan pun semakin menipis, terutama di kalangan generasi muda.

Keadaan di atas menggambarkan kondisi AS, meskipun kecenderungan yang sama pun terlihat di berbagai belahan dunia yang lain. Menurut Anda, bagaimana dengan Indonesia?

Pengalaman saya pribadi semasa mahasiswa, duo ‘elit’ Elektro 2003 ITB adalah wanita. Padahal rasio wanita hanya 1/10 total mahasiswa. Saya jadi teringat celetukan Dr. Ellie Stadler di Jurassic Park, “Dinosaurs eat man, woman inherits the earth.” Perhaps the time for man’s ‘dinosaurs’ to show up is coming?


Responses

  1. We are dinosaur already now, dude ! thanks…interesting post

    you’re welcome brother!!

  2. i’ll take the post as a compliment. haha..

    tenang, vic.. tetep aja kan “arrijalu qowwamuna ‘alannisaa” =)

    well, perhaps it IS a compliment.. :)

  3. wah, analisis yang menarik. sedikit banyak, kabar menyenangkan :p
    tapi.. somehow tetep pengen dipimpin cowo ko..
    yang ganteng, tajir, pintar, dan berjiwa pemimpin, kyaa kyaa…
    *lebay*

    Gile lu masih inget aja celetukan di Jurassic Park.. -heran-
    (btw duo ‘elit’ itu emang mengangkat nama cewe elektro ya :D biarpun kelakuannya ga mencerminkan gtu si N dan L, hihi..)

    langsung merenung, “ganteng ngga, tajir mungkin berpuluh22 tahun lagi, pintar boro-boro, berjiwa pemimpin *sigh*”

    eh, gw punya sebutan lain bwt duo ‘elit’ itu: K2.. ato KK (jadi Kusmayanto Kadiman dong, hehe :p)
    (quote Jurassic Park ngecek imdb juga ko *niat*)

  4. jadi si N dan si L itu sapa?
    * Pura2 ga ngerti :D

  5. teruslah menulis,bro. hebat dan enak bacanya. makasih

    GNFI

    terima kasih mas.. jadi malu blog ini ga pernah di apdet, padahal udah dipasang di gnfi..


Leave a response

Your response:

Categories