Posted by: viczhoel | May 12, 2009

Membandingkan Krisis Saat ini dengan Depresi Besar (Great Depression)

Kembali sebuah artikel pada blog freakonomics mengawali lahirnya artikel di blog ini.

Berkaitan dengan krisis finansial akhir-akhir ini, sejumlah pihak berpendapat bahwa tragedi kelam Depresi Besar akan terulang kembali. Price Fishback, seorang sejarawan ekonomi, mencoba melawan argumen tersebut dengan mengingatkan kembali betapa buruk Depresi Besar.

Pada 1920, ekonom Soviet Nikolai Kondratiev mengusulkan konsep economic super-cycle (perputaran super ekonomi) tiap 40-60 tahun. Mengingat Depresi Besar terjadi hampir 70 tahun yang lalu, mungkinkah kini saatnya terulang kembali? Peristiwa Depresi Besar diawali oleh jatuh bebasnya bursa saham New York pada Kamis Hitam, 24 Oktober 1929, yang berlanjut hingga Senin dan Selasa Kelam 28 dan 29 Oktober tahun yang sama. Dan kini, bursa saham AS pun mengalami kejatuhan hingga 40 persen dibandingkan nilai-tertinggi-sepanjang-masa nya di penghujung 2007.

Pertanda buruk? Meskipun hasil akhir resesi masih belum dapat diketahui, Fishback meyakini bahwa meskipun terdapat sejumlah persamaan di permukaan, situasi saat ini tidaklah seburuk situasi pada 1930an. Sejak awal resesi pada 2007 akhir, tingkat pengangguran bulanan AS telah meningkat dari 4.9 persen ke 7.6 persen pada Januari 2009. Sebelum mulai memikirkan Depresi Besar, perlu diingat bahwa tingkat pengangguran yang melebihi angka 7 persen telah terjadi  di AS selama 139 bulan sejak akhir Depresi Besar. Jumlah itu termasuk 32 bulan (1974-1977), 76 bulan (1980-1986) dan 21 bulan lain antara 1991 dan 1993.

Fakta Depresi Besar. Satu tahun setelah Kamis Hitam 1929, tingkat pengangguran meningkat dari 2 persen hingga 10.8 persen. Setahun kemudian? 16.8 persen. Tragedi berlanjut, tingkat pengangguran menembus angka 20 persen selama empat tahun berturut-turut! Lebih jauh lagi, tingkat pengangguran tetap bertahan di atas angka 14 persen sebelum akhirnya kembali di bawah 10 persen pada 1941.

Fakta lain tentang Real GDP (PDB Riil). Dibandingkan tahun 1929, AS memproduksi 8.6 persen lebih sedikit barang dan jasa di tahun 1930, pada 1931 15 persen lebih sedikit, dan pada 1932 dan 1933 26 persen lebih rendah dibanding 1929. PDB riil tahunan AS tidak mencapai tingkat 1929 kembali hingga 1936. Kita akui, keadaan ekonomi sedang bermasalah, akan tetapi permasalahan Depresi Besar jauh lebih besar beberapa kali lipat.

Penutup dari saya, tahukah Anda peristiwa apa yang menandai (atau menginisiasi?) berakhirnya Depresi Besar? Benar, Perang Dunia II.


Leave a response

Your response:

Categories