Posted by: viczhoel | March 24, 2009

Menelusuri jejak Essay Writer dari Virginia hingga Manila

Kecurangan apa yang pernah Anda lakukan di bangku kuliah? Menyalin tugas teman? Mencontek di saat ujian? Meminta seseorang melakukan tugas Anda? Atau pernahkah terpikir oleh Anda membayar seseorang untuk mengerjakan Tugas Akhir atau paper atau makalah Anda? Jika ya, mungkin Essay Writer bisa menjadi salah satu pilihan Anda.

Chronicle.com melakukan sebuah studi menarik berkaitan dengan tumbuh kembangnya ‘pabrik essay’–perusahaan pembuat essay instan yang cukup banyak tersebar di internet. Cobalah mengetik ‘buy an essay’ di Google dan bisa dilihat berbagai macam pabrik essay yang muncul. Semuanya menawarkan hal yang sama, pembuatan paper sekelas Master bahkan PhD dengan fee mencapai $50 per halaman, tergantung deadline dan tingkat kesulitan. Prosesnya mudah. Tinggal menjelaskan tugasnya seperti apa, butuh berapa lembar, dan kapan dibutuhkan. Lalu masukkan nomer kartu kredit dan voila! paper kan datang sesuai deadline.

Well, penelusuran kisah di balik layar akan memberikan sejumlah kejutan buat Anda. Kejutan pertama adalah kevalidan alamat yang tertera di website. Universal Research Inc. a.k.a. Essay Writer mengoperasikan sejumlah website essay seperti Best Essays,  Rush Essay, Superior Paper, dan Best Term Paper. Berdasarkan website, “US/Canada Headquarter” perusahaan tersebut terletak di Herndon, Virginia. Bahkan dikatakan bahwa kantor pusat tersebut berupa bangunan berlantai tujuh.

Kenyataannya, di alamat tersebut hanya berdiri rumah biasa untuk kalangan suburban. Pemilik rumah itu adalah Victor Guevara, yang sejak membeli rumah itu pada tahun 2004, selalu menerima begitu banyak surat dan pesan yang aneh. Bahkan, dia pernah didatangi oleh polisi yang mendapat komplain dari seseorang di India yang mengaku belum mendapat honor dari Essay Writer. Well, sedikit petunjuk mungkin ada pada Olga Mizyuk, seorang wanita penghuni rumah itu sebelumnya.

Lets continue the story. Jika Anda mencoba menelpon telepon perusahaan tersebut–kapanpun, pagi atau malam hari kerja atau hari libur–seseorang akan selalu menjawab Anda. Mungkin seorang wanita bernama Crystal atau Stephanie. Yang pasti, dia tidak akan mengungkapkan apapun mengenai siapa pemilik perusahaan tersebut atau dimana letaknya. Tetapi dengan sedikit paksaan, Crystal akan menghubungkan Anda langsung dengan seorang manajer bernama Raymond–yang entah mengapa selalu tidak di tempat atau ada janji. Ketika berhasil dihubungi pun, Raymond langsung menutup telepon tanpa menjawab satu pertanyaan pun.

Sedikit titik terang, seorang narasumber yang dirahasiakan mengungkapkan bahwa kantor pusat perusahaan perusahaan tersebut terletak di Kiev, Ukraina. Sedangkan pusat layanan pelanggan terletak di lantai 17 Burgundy Corporate Tower di Makati City, Manila, Philippine. Sebuah ruangan di lantai 16 diisi oleh staf marketing dan website yang salah satu tugasnya adalah memastikan bahwa setiap pencarian google menempatkan perusahaan mereka di list teratas.

Sejumlah penulis essay bekerja di gedung tersebut. Mereka dibayar $1 sampai $3 per halaman, lebih sedikit dibandingkan penulis asal USA, dan hanya sebagian kecil harga penjualan essay tersebut. Essay Writer mengklaim memiliki 200 penulis essay, yang mungkin benar jika memasukkan penulis lepas. Tingkat kemahiran penulis sangat beragam, salah satu yang memiliki level A adalah James Robbins. Buatnya, menulis 10 halaman paper adalah hal yang sangat mudah, 1 jam cukup untuk itu. Salah satu tugas yang pernah ia kerjakan adalah mengenai Christology pada abad kedua dan ketiga. Komentarnya, “Aku bahkan tidak tahu itu apa. Aku harus mengeceknya di Wikipedia terlebih dahulu”

Selengkapnya, disarankan untuk membaca artikel aslinya. Terdapat kisah para penulis dan juga para pemesan. Artikel tersebut juga mencoba membahas mengenai sisi moral atas ‘kecurangan’ tersebut. Di akhir pembahasan, terdapat saran sejumlah profesor untuk menghilangkan atau setidaknya mengurangi kecenderungan ke arah tersebut.

My comment after read this article, Perhaps I can build one of these in the future. Indonesia has a lot of market potencies, with her rich students these days. Frankly speaking, some of my college friends have done it before, back to when they were still active as Workshop HME staff. I also almost did it, as if I wasn’t indolent back then.

paper mill


Leave a response

Your response:

Categories